Pulau Cangkir yang Merana

Sekitar pukul dua belas bus yang ditumpangi ibu-ibu Majelis Ta’lim Baitul Makmur Cimanggis-Depok, sampai di Desa Kronjo-Tangerang Utara. Di alun-alun terapat patung cangkir besar  sebagai maskot dari kecamatan Kronjo yakni  Pulau Cangkir, tempat yang kami tuju. Namun dari sana kami harus berganti kendaraan lebih kecil karena kondisi jalan dan lahan di Pulau tak memungkinkan menampung kendaraan besar. Dengan menyewa mini van (kijang kapsul) Rp. 150.000/trip, memaksakan muatan 10 orang ibu-ibu berbadan subur, dimulailah perjalanan penuh bantingan. Gimana lagi. Para ibu ini ingin hemat ongkos. Walau kondisi jalan sempit dan banyak yang berlubang, guncangan-guncangan itu dinikmati dengan canda dan tawa. Jarak … Continue reading

Mewek Dibawah Masjid Pintu Seribu

Kemarin piknik lagi. Namun kali ini sedikit berbeda, ada sampiran  kata dibelakangnya: Piknik Spiritual :).  Itu bermula dari cerita  my sista  yang bersama teman-teman majelis taklimnya hendak memperingati maulid nabi dengan ziarah. Pilihan mereka dua tempat di Tangerang: Masjid Pintu Seribu dan Pulau Cangkir. Karena masih satu kabupaten dengan rumahku, walaupun dilakukan pada hari kerja, tidak ikut rasanya gimana gituh 🙂 Dengan satu bus, pukul setengah tujuh rombongan 30 orang berangkat dari Cimanggis-Jakarti Timur dengan tujuan utama Masjid Pintu Seribu. Karena ada tausiah selama perjalanan maka aku memutus bergabung dari sana. Sesampai di halaman masjid baru sadar bahwa  tidak membawa … Continue reading

Sore di Tepi Sungai Cisadane

Berkunjung ke Tangerang sore tadi kami menyusuri sungai Cisadane yang berair kecoklatan. Matahari hampir menghilang di cakrawala sebelah barat. Sekalipun langit tak begitu cerah, tetap terlihat jelas bias cahaya yang menjatuhkan bayang-bayang pada permukaan air. Pemancing dan pengunjung berbagi menikmati udara yang tak berangin itu. Mulanya tak berniat berhenti namun saat sampai di jalan raya Kalipasir kami menemukan ada sebuah cafe resto yang menyediakan meja-meja sederhana di tepi sungai. Ada festival alam di depan mata, jadi mengapa kita tak berhenti sejenak, pikir saya. Sejak festival cisadane jadi agenda tahunan, pemkot  Tangerang tampaknya serius membenahi sungai yang bersumber dari gunung Pangrango … Continue reading