Pulau Cangkir yang Merana

Sekitar pukul dua belas bus yang ditumpangi ibu-ibu Majelis Ta’lim Baitul Makmur Cimanggis-Depok, sampai di Desa Kronjo-Tangerang Utara. Di alun-alun terapat patung cangkir besar  sebagai maskot dari kecamatan Kronjo yakni  Pulau Cangkir, tempat yang kami tuju. Namun dari sana kami harus berganti kendaraan lebih kecil karena kondisi jalan dan lahan di Pulau tak memungkinkan menampung kendaraan besar. Dengan menyewa mini van (kijang kapsul) Rp. 150.000/trip, memaksakan muatan 10 orang ibu-ibu berbadan subur, dimulailah perjalanan penuh bantingan. Gimana lagi. Para ibu ini ingin hemat ongkos. Walau kondisi jalan sempit dan banyak yang berlubang, guncangan-guncangan itu dinikmati dengan canda dan tawa. Jarak … Continue reading