Menyimpan Kenangan

Blog salah satu media paling asik untuk menyimpan kenangan. Kelak bisa dibongkar kembali dan bisa membawa kita ke peristiwanya kata demi kata,  kalimat demi kalimat seolah memutar film di dalam kepala. Screen caption tulisan saya untuk majalah inflight magazine Garuda Indonesia Middle  East sebaiknya juga disimpan di sini. Seperti yang saya lakukan terhadap tulisan-tulisan lain yang pernah terbit di media cetak yang juga  tersimpan di Jurnal Evi Indrawanto. Mengarsipkan kenangan dalam bentuk tulisan cara paling simple dalam membekukan waktu. Selain juga menanam harapan semoga semakin rajin menulis.  Kalaupun tidak setidaknya ada arsip yang sewaktu-waktu bisa ditengok kembali.

Dhila13 Photo Challenge: Inspirasi

Pada suatu ramadhan Bapak dan Ibu bikin pengumuman, siapa saja yang puasanya penuh  akan dibawa jalan-jalan  ke Panorama – Bukittinggi. Sebagai anak kampung yang mainnya cuma muter-muter di kampung, Bukittinggi itu tempat yang jauh, suatu tempat di belakang bukit dan awan,  yang hanya diakses oleh segelintir orang, termasuk yang puasanya full sebulan. Maka persiapan menjelang piknik ke Panorama  itu seperti mau naik haji : Saya menerka-nerka kota itu seperti apa dan bagaimana rasanya menempuh perjalanan dengan delman yang hampir memakan waktu 2 jam. Akibatnya malam sebelum keberangkatan saya  gelisah, gak bisa tidur. Bolak-balik di kasur, berkali memeriksa baju, tas dan … Continue reading