Agar Lebaran Tidak Stress

Lebaran segera tiba. Ibu kami walau kesehatannya tidak lagi sempurna sudah tiba lagi di Jakarta. Bisa berkumpul kembali dengan anak cucu untuk merayakan hari kemenangan terlihat pada wajahnya yang sembringah. Senang melihat dia tertawa lepas tadi. Namun kegembiraan ini tidak menghalangi munculnya beberapa kenangan pahit saat kami kanak-kanak dulu. Waktu itu walau puasa baru seminggu dia sudah tujuh keliling memikirkan berbagai kebutuhan lebaran bagi kami anak-anaknya. Belum lagi stress menghadapi berbagai kenaikan harga selama bulan puasa. Kami semua tahu betapa wanita ini amat menyayangi anak-anaknya. Gara-gara ini dan faktor ekonomi membuat dia lebih banyak menangis di bulan suci ketimbang bulan-bulan … Continue reading

Bikin Jurnal Syukur Yuuuuuk…

Agar Ramadhan kali ini berbeda dari  yang sudah-sudah maka saya bikin proyek baru. Bukan mega proyek, cuma remeh temeh yang tak berarti bagi orang lain tapi bisa juga amat bermanfaat bila diikuti. Iya tahun ini saya punya jurnal rasa syukur.  Sebetulnya sudah lama mengerjakan ini, mengenali semua hal dari yang keren sampai sederhana yang perlu saya syukuri dalam hidup. Hanya waktu itu saya tidak pernah mencatatnya. Cuma muter-muter dalam pikiran. Kalau pun dituliskan paling-paling ada kategori pada blog Evi Indrawanto. Kategori itupun sudah lama tak diisi. Sejak awal ramadhan saya merubahnya dengan mencatat pada sebuah notebook. Kebetulan dirumah punya beberapa … Continue reading

Keindahan Kekenian dan Miss Skak Mati

Sebelumnya saya sering mengkuatirkan banyak hal. Menegangkan urat syaraf untuk hal yang kadang tidak perlu dikuatirkan. Apakah itu tentang keluarga, kerabat, teman, tetangga, omongan orang, bisnis dan juga masa depan. Tak cukup hanya itu, saya sering juga mengkuatirkan nasib dunia yang padahal menolong juga pasti tidak bisa. Akibatnya gitu deh, kaki sering serasa tak menginjak bumi, gelisah dan tak sabaran. Kalau diajak bicara, alih-alih memperhatikan, pikiran sudah loncat duluan ke masa depan. Sudah begitu pakai asumsi lagi. Dan asumsi tidak selalu benar. Jadi pasrah saja bila suami sering jengkel dan memberi  julukan sebagai si miss skak mati. Yah kalau sedang … Continue reading

Nenek Saya Menyebut Procrastination sebagai Malas!

Dulu saya punya kebiasaan jelek (sekarang masih tapi sudah sedikitJ) yakni suka menunda pekerjaan. Apa saja yang bisa ditunda akan ditunda. Gak tahu bagaimana reaksi kimia otak, saya suka menunggu detik-detik terakhir yang menegangkan untuk menyelesaikannya. Padahal pekerjaan yang diselesaikan tergesa lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Apa lagi jika ada kaitanya dengan uang dan pelanggan. Pengalaman saya, procrastination (penundaan) dengan uang membawa kerugian sementara procrastination dengan pelanggan membuat mereka kecewa.  Karena sering di komplain lama-lama sadar bahwa procrastination yang disebut nenek sebagai malas itu diabad modern seperti kotoran sapi. Bau! Mengadobsi procrastination merupakan  satu cara hidup yang sangat tidak sehat. … Continue reading

Latihan untuk Menertibkan Pikiran

Monkey Mind Monkey Mind / mind monkey adalah sebuah istilah dari agama Budha untuk menggambarkan pikiran yang tidak tenang, gelisah, berubah-ubah, aneh,  tidak konsisten, membingungkan, ragu-ragu, dan tak terkendali “.  Ini bisa terjadi pada siapa saja. Jika Anda pernah berpikir akan mengerjakan satu tugas, tapi tiba-tiba berubah  mengerjakan tugas yang lain, itu tanda monkey mind sedang bekerja. Nah waktu akan update blog ini sebetulnya saya berpikir untuk menulis soal ibadah puasa. Baru juga menulis sebaris  eh  keingatan soal rumah tradisional Banten yang terlihat di Kanekes kemarin. Tapi coba lihat apa yang saya lakukan sekarang? Membahasa soal monkey mind ! Terlalu! … Continue reading