Cafe de’ Rosse Bandar Lampung

cafe de rosse bandar lampung

Tangganya keren kan?

Dari luar Cafe De’ Rosse Bandar Lampung terlihat biasa saja. Malah kesan pertama seperti warung seafood karena ada tulisan Tuan Crab yang menguatkan.  Baru saat melangkah ke dalam terasa bahwa ini bukan sekedar resto seafood melainkan juga sebuah Cafe berinterior klasik moderen.  Situasi lebih mencerahkan karena kami disambut Ale penggiat kuliner Lampung dengan akun Instagram ribuan followe di @kuliner_lampung. Ya di siang yang cukup terik  kami dibawa Ale menjelajah rasa dalam Cafe de Rosse. Tak hanya makanan utama seperti seafood tapi juga cemilan roti dan aneka minuman yang menggoda.

Interior Klasik Moderen

Ngomong-ngomong bagian dalam Cafe De’ Rosse Bandar Lampung yang dua lantai ini memang luar biasa cantiknya.  Interiors classic modern mereka diterjemahkan pada penggunaan unsur kayu, doodle dan warna-warni ceria. Menurut Mas Bahri, salah seorang karyawan, konsep interior mengacu kepada selera pemilik yang menyukai  musik musik klasik. Lalu menambahkan unsur budaya pop yang serba manis dan aplikasinya visualisasi  cafe kekinian. Semangat jiwa muda menari-nari diudara seolah meminta seluruh pelanggannya langsung bahagia.

Pemilihan interior seperti ini tentu melewati pemikiran yang panjang. Karena makan di kafe sekarang tidak cukup hanya dengan menu enak dan bervariasi. Pelanggan cafe masa kini punya kebutuhan lain dalam memantapkan eksistensi mereka. Selain menikmati makanan yang tersaji merek butuh latar belakang cantik untuk foto-foto yang sedap dilihat. Dan perlu digaris bawahi, sekalipun rancangan interior terlihat sangat muda tapi Cafe de Rosse mengisi segala segmen: Anak muda maupun keluarga. Terlihat saat saya menjambangi lantai atas, dua keluarga sedang asyik bersantap dengan anak-anak remaja mereka.

cafe de rosse bandar lampung

Model dan background sama cantik, kan?

Maksimalkan kameramu di sini

Maksimalkan kameramu di sini

Paket Menu Tuan Crab

Di muka sudah disinggung bahwa Cafe De Rosse membuka segmen spesialisasi dalam hidangan kepiting. Pemakaian nama Tuan Crab mungkin mengacu pada Raja Kepiting yang sudah eksis di mana-mana. Yang jelas memudahkan pelanggan  tersedia rancangan menu yang bisa dinikmati sampai sembilan orang lewat pembagian paket 1 sampai 3. Dengan racikan rempah-rempah nusantara “cita rasa” jadi top unggulan di sini. Dan itu kami buktikan dengan sepinggan besar  kepiting yang diolah dari bumbu-bumbu khas Indonesia. Nah untuk pertama kali saya bertemu kepiting saus dengan memasukan jagung manis ke dalam racikannya. Segar dan gurih. Jadi jika kamu hendak memesan Kepiting saus Thailand, misalnya, maaf, saat ini belum tersedia. Karena Tuan Kepiting baru beroperasi dua bulan. Mungkin untuk di masa mendatang mereka akan menyediakan olahan kepiting bercitarasa negeri tetangga.

Saya selalu tertarik mengetahui asal usul hidangan yang saya nikmati. Maka tak pelak pertanyaan pun melayang pada Chef Sugeng dari mana mereka memperoleh kepiting? Demi memberi service terbaik pada pelanggan dan menjamin mendapat kepiting segar mereka belanja sendiri ke pasar atau ke tempat pelelangan ikan. Dulu pernah menggunakan supplier tapi bahan-bahan yang dipesan tidak sesuai yang diinginkan. Akhirnya diputuskan untuk belanja sendiri.

Perencanaan menu disusun oleh tim ahli. Selain Chef Sugeng sendri, owner juga terlibat dalam memberi saran dan memutuskan. Sekalipun Tuan  Crab baru hadir 2 bulan, sementara cafe nya sudah 5 tahun, setiap satu atau dua bulan akan ada menu baru di kedua segmen tersebut. Akan diriview mana menu-menu yang permintaannya  tinggi dan mana yang tidak. Dari sana diputuskan menu untuk bulan berikutnya.

Paket dari Tuan Crab

Paket dari Tuan Crab

Paket dari Tuan Crab

Segar

Kopi Dan Minuman yang Menarik Lidah

Namanya kafe tentu tak sempurna jika tak menyediakan racikan kopi kan? Melonggok ke bagian  coffee shop-nya De Rosse kami pun bertemu dengan Mas Rizal, kapten di bagian ini. Selalu menarik mendengar kisah secangkir kopi. Bagaimana minuman mengandung kafein ini dinikmati pelanggan dan sebatas apa toleransi mereka terhadapnya. Bagaimana pun tidak semua orang cocok disebut “pengopi”. Seperti saya yang hanya bisa membedakan kopi manis dan kopi pahit. Dan di sana lah indahnya dunia kopi karena para barista akan melayani kita semua. Untuk kamu yang beru berkenalan dengan dunia kopi yang penuh warna coba lah dari coffee latte terlebih dahulu. Bagi peminum kopi sejati ini bukan lah kopi tapi bagi pemula ini lah cara paling bijak menyelami mengapa begitu banyak orang tergila-gila pada minuman ini. Ia berasal dari buah cherry hijau kemudian merah, lalu di rendang dan ditumbuk untuk menghasil bubuk  penuh “kepahitan” ini.

Coffee Latte dan teman-temannya

Coffee Latte dan teman-temannya

Karena pengunjung Cafe De Rosse sangat beragam tak heran bila mereka mengunggulkan coffee latte kepada pelanggan. Namun Mas Rizal dan timnya siap membantu kamu mengenai racikan kopi apapun dengan  Robusta Lampung sebagai bahan utamanya.

Eh tapi di seksi ini tidak hanya menyediakan kopi lho ya. Saya juga bersua milkshake yang juga jadi rekomendasi di tempat ini. Siang itu sajian Oreo Coklat membuat De Rosse terkesan sangat akrab.  Dan yang memukau mata dan mengejutkan lidah saya adala Red Velvet. Campuran buah-buahan di dalamnya membuat dahaga terpuaskan di siang yang terik. Dan di meja sebelah teman menikmati green tea dengan khidmat.

Aneka minuman Cafe De Rosse

Aneka minuman Cafe De Rosse

Nikmat dan Menggoda

Nikmat dan Menggoda

Oh ya selera saya ternyata tidak salah dalam memilih Red Velvet. Ternyata  minuman ini yang paling banyak di request oleh pelanggan. Iya sih saya setuju dengan mereka. Lihat saja fotonya. Memukau kan? Bikin ileran kan?

It is my fave: Red Velvet

It is my fave: Red Velvet

Bookmark the permalink.

36 Comments

  1. paket menu crabnya bikin ngiler siang siang gini huhu

  2. Tempatnya asik ya mbak Evi. Kalau kemari lagi mau coba iga bakarnya. Katanya enak.

  3. Buah-buahan yang ada di Red Velvet apa aja, Mbak? Saya lihatnya strawberry. Tapi kelihatannya segar 🙂

  4. Foto-foto makanan dan minumannya asli bikin ngileeeer ^^

  5. Pernah jalan2 lewat lampung, tapi gak ketemu sama nih cafe. Hmmm

  6. Datang pertama ga sempat icip menu spesial tuan crab. Karena pnasaran langsung datang lagi.
    Unik juga ada jagung rebusnya.
    Tempatnya asik buat santai, terutama di lantai dua.

    • Nanti kalau ke Lampung lagi aku mau bawa anak-anak ke sana. Seru banget bercengkerama di lantai dua di samping makanan dan kopinya memang memenuhi selera saya, Mas Yo 🙂

  7. Blogger traveller kok sering banget ke Lampung ya? Tapi cafe ini memang kece banget utk obyek foto. Terutama tangganya itu, keren & artistik.

    • Karena di Lampung banyak banget yang bisa dieksplorasi, Mbak Lusi. Terus orang lambung juga rajin mengundang para travel blogger tersebut Hehehe…

  8. Paket komplit banget, tempatnya keren instagram-able banget, makanan sama minumannya oke, tapi jauh dari rumah aku hahaha.. CafeDeRosse nggak kepengen buka cabang di Bandung gitu, Mba? hehe

  9. Wahh daku tidak nyoba yang red velvet mbaa hihi..

  10. Red Velvet komposisinya apa uni? beneran jadi ileran ha.. ha..

  11. Cafe de rosse instagramble banget Tante. Ada Art nya dan vintage. Aku malah belum pernah ke Cafe ini Tante.. hehehe Wuih makanan nya enak banget seperti nya, jadi laper aku.

  12. konsep cafe nya unik dan menu nya buat aku jadi kepengen makan. noted ini jika ke lampung bisa mampir

  13. desain interiornya klasik dan anak muda banget. menunya modern dan mewah. ahh. enak banget bersantap makanan di sini ya. apalagi kalau diputar lagu2 sejenis scorpion, metallica, gun n roses, atau slowrock lainnya. haha

    • Kalau lagu-lagu dari grup band tersebut yang diputar mungkin pelanggannya tidak akan kenal Mas Hanif. Itu kan lagu-lagu atau grup band dari zamannya aku hehehe

  14. Belum puaaaas foto-fotonya dan belum puas makan-makannya. Kepitingnya maknyoooossss….

  15. Ngiler liat menu seafoodnya secara aku penggemar seafood garis keras, aku juga suka ngopi untuk rekreasi, kopi favorit ku itu yang pahit tanpa gula

    • Kalau gitu kita sama mbak Nana, aku juga penggemar seafood garis keras. Hanya membatasi udang dan cumi karena takut kolesterolnya. Dan aku pun juga suka ngopi untuk rekreasi. Sepertinya suatu saat kita harus jalan bareng nih 🙂

      • Iya pengen jalan bareng dengan mbak evie, semoga ada acara yang mempertemukan kita berdua ya mbak. Soalnya aku seneng ngobrol mulai dari hal yang remeh temeh sampe yang berat sambil ngopi tanpa nyinyirin orang lain hehehe

      • Iya pengen ketemu mbk evie kapan2, semoga di suatu acara bisa mempertemukan kita berdua ya mbak. Aku suka ngobrol hal yang remeh temeh sampe yang berat sambil ngopi tanpa nyinyirin orang lain hehehe

        • Amin. Semoga Allah membukakan kesempatan kita jalan bareng ya Mbak Nana. Aku suka iri melihat kemandirianmu mblusukan kemana saja 🙂

  16. Begitu tulisannya terbuka. Wow, langsung terpampang nyata lelaki tamvan tapi kelebihan lemak itu muahahahaha.

    Aku mau balik lagi ke CafeDeRosse. Rasanya kurang puas menarsiskan diri muahaha. Bila perlu pas ke sana lagi bawa baju 5 stel, biar ala-ala model lol.

    Keinget juga paket seafoodnya yang enak itu. Slruuppp

    • Hahaha… Ish pemuda ganteng begitu Kok tidak kelebihan banyak amat Kok lemaknya. Sedang saja.

      Dan Aku kalau balik lagi ke kafe ini mau juga ganti kostum buat foto hehehe

Leave a Reply