Tarian Balon Udara Dalam Pesona Pagi

image

Setelah menempuh perjalanan sekitar 8 jam dari kota Yangon akhirnya kami sampai di Bagan. Masih berbalut kantuk, subuh telah lewat, dengan tertatih-tatih saya turun dari mobil travel yang menjemput dari terminal bus. Kegelapan masih sempurna tapi aroma fajar sudah membahana dan menyesak di hidung.

Iya pagi ini saya akan naik ke atas Shwesandaw Pagoda untuk menyaksikan matahari terbit. Mungkin pancaran sinar pertama dari mentari yang muncul dari ufuk timur sama di mana saja. Namun tempat kita menyaksikan membuat biasnya  terasa berbeda. Nah dari pelataran tertinggi Shwesandow yang berdiri di tengah lembah, dikelilingi kabut yang tersangkut di pucuk pucuk pohon, hanya perlu satu kata sederhana untuk menjelaskan: Cantik! Itulah mengapa wisatawan berduyun-duyun datang ke tempat ini.

Mendaki sekitar 300-an anak tangga di pagi buta dalam kondisi kurang tidur menuntut sedikit pengarahan energi . Sesampai di atas ternyata teras sudah penuh oleh mereka yang juga ingin mengabadikan peristiwa alam ini. Saya perlu usaha lagi menempati satu spot agar bisa memotret. Dengan bersusah payah dan dibantu teman perjalanan akhirnya bisa menyempil di dekat seorang fotografer bule. Walau sempit dan sukar menggerakkan badan saya bertekad bertahan di sana sampai matahari yang di tunggu muncul di bawah kaki langit.

Dan benar ini usaha yang tidak sia-sia. Begitu cahaya  perlahan muncul dari titik nadir, balon balon udara melintas dengan latar belakang gumpalan awan. Mereka mirip kecebong yang berenang di kolam berair jingga

Bookmark the permalink.

4 Comments

  1. Luar Biasaaaa …..
    Semoga saya juga bisa punya kesempatan yang sama nih, liat pesona Tarian Balon di angkasa yang Indah

  2. cantik banget suasananya uni..
    calling2 uni kalau mau ke sini lagi, mana tau bisa barengan

Leave a Reply