Salam dari Kampung Halamanku

Saat ini sedang berada di kampung, melepas rindu pada ayah-bunda. Tadi sore meniti pematang dan menyusuri jalan kenangan. Menghirup aroma lumpur dari sawah dan melihat ikan-ikan kecil bergerimit di bawah airnya. Disini rasanya sebagian besar sejarah terlipat dan aku kembali jadi gadis kecil penyuka orang-orangan sawah yang tengah kembali pada kehangatan perlindungan dari ke-2 orang tua

Ini pemandangan sawah di kampungku, di Magek-Bukittinggi :

Bagaimana denganmu teman-teman. Punya cerita dengan kampung halaman juga?

Salam,

–Evi

 

Bookmark the permalink.

48 Comments

  1. Ni Made Sri Andani

    Magek yang sangat rupawan. Hamparan sawah yang luas, gerimit ikan-ikan kecil di bawah air – mengingatkan masa kecil yang sama, Mbak Evi.
    Bukit-bukit yang nampak dikejauhan itu sangat indah ya Mbak..

  2. Sejuk dan damai melihat pemandangan pematang sawah dan pegunungan..
    kalo di kampung halamanku tak ada pemandangan seperti itu, kecuali kalo pas berjalan – jalan ke arah pantai utara, maka di sepanjang jalan disuguhi pematang sawah nan menghampar hijau..

    -jadi terinspirasi kepingin nulis tentang kampung halaman juga.. 🙂

  3. Tak pernah bosan melihat sawah…
    Kalau melihat hamparan sawah, hati rasanya sejuk.
    Amat beda kalau lihat hamparan laut…
    Seperti itulah yg saya rasakan.
    Orang lain mungkin beda.

    • Mungkin awal perkenalan kita dng lingkugan adlh warna hijau P Mars, bukan dengan birunya air laut, maka mata kita lbh akrab dengan kehijauan. Dan saya sependapat kelegaan yg ditimbulkan oleh sawah yg menghijau tak mengancam, beda dng laut yg menimbulkan rasa takut 🙂

  4. lagu rindu kampuang nan jaoh di mato terpuaskan sudah nih Uni, Salam pulkam

  5. Kampung halamanku di bandung mba, tapi sekarang Bandung sudah semakin padat, tempat rekreasi ada dimana2, termasuk outlet2 yang dengan mudah ditemui. jadinyaa yaa sekarang kalau pulang ke bandung kaya pulang ke kota metropolis gitu. rindu sosok bandung yang adem ayem

    • Memang Bandung adalah kampung yg termetropolitankan Mbak Mira..Apa boleh buat, lokasinya terlalu dekat dengan Jakarta..Ditambah lagi jalan kesana semakin mulus 🙂

  6. Lihat sawah yg menghijau di sana membuat rindu ranah Minang. Ndak ada kampuang, entah kapan bisa menginjak Andalas lagi…

  7. Wuaaahhh….pemandangannya indah banget, mbak… Nyejukkin mata banget ya mbak, senangnya bisa pulang kampung dan jadi gadis kecil dalam lindungan orang tua lagi ya mbak 🙂

    Soal kampung, aku punya banyak sekali cerita, sampe bingung yang mana yang mo diceritain 😀

    • Ayo Jeng, sesekali cerita tentang kampung halamanmu..Biar aku juga tahu gimana kehidupan bergulir di Manado atau di Medan 🙂 Satu-satu saja, yg mana yg paling nomor satu dipikirkan 🙂

  8. Luar biasa indahnya kenangan masa lalu di kampung halaman Mbak Evi… sayang saya tidak punya kampung halaman yang permai begitu… saya lahir dan bermasa kecil di Jakarta yang hingar bingar, semrawut dan gemerusuk…

    • Iya Pak Adil, terima kasih. Kampung ini memberi banyak sekali kepadaku..Setiap tempat pasti punya kenangan indah ya Pak, walau itu di kota sembrawut sprt Jakarta 🙂

  9. wuaaahhh.. mbak evi seneng banget pulkam. mana pemandangannya keren gitu….
    jadi kangen tanah kelahiran juga nih, di bangka belitung.
    met menikmati kebersamaan dengan kedua orang tua mbak 🙂

    • Dari Babel yah Mbak Yuni..Wezzz tempat itu keren banget. Tak hanya di Laskar Pelangi, beberapa bulan lalu anakku ke sana, gileeeee..pantainya yg berbatu besar-besar itu cantik sekali..

  10. Udah lama banget nggak pulkam Uni , hanya tinggal keluarga jauh yg masih di sana.

  11. paling seneng ngeliat sawah2 gitu.. rasanya seger ya bu… 🙂

    kampung halaman saya surabaya, kalo disana yang paling dikangenin ya makanan2nya. hahahaha.

    • Makanan Jawa Timuran makyuss Mas Arman..Apa yg paling melekat kala kita kecil, pasti jadi biang keladi pemicu rindu kepada tempat itu..Mas Arman kayaknya tertambat di makanan 🙂

  12. Ada bukitnya …..
    Indah…

  13. wiiii … ini dia obat galau 😀
    pesawahan dan pemandangan seperti ini yang menentramkan,
    ternyata Indonesia itu dimana-mana indah yaaa 😀

  14. Aaaahhh …
    Senangnya Bu Evi lagi pulang kampung …
    Kopdar aja Bu dengan Bundo Dentist …
    Bunda Lily juga kampungnya di Bukit tinggi …
    Uda Vizon … kalau tidak salah Nenek/Kakeknya di Bukit tinggi …
    Aaahhh dunia ini sempit …

    Salam saya Bu Evi …

    (BTW … titip lidah dan rasa di Loss Lambuang ya Bu … )

    • Uda Vizon kakek-neneknya sekampung denganku Om, Magek. Tapi mungkin sekarang beliau telah tiada ya..
      Mengenai titip rasa di los lambuang, beres Om. Om pengen mencicipi apa? Kalio jengkol?

  15. Wahhh.. Sedang di kampung nih uni evi.. Itu di kamang yo ni?

  16. apa kabar, mbak Evi…
    senang ya masih bisa pulang kampung…saya sudah tak punya kampung, apalagi yg cuantik begini 🙁
    trimakasih sudah membuat saya ikut menikmati suasana kampung nan asri mbak…
    oya, saya komen di blog yg eviindrawanto.com kok ga bisa ya?

    • Alhamdulillah kabar baik Mbak Mechta…Iyah, pulang kampung lagi, memang harus rajin krn orang tua sdh tak mau menetap di kota..
      Blog eviindrawanto.com itu selalu bermasalah Mbak Mechta..Sekarang lagi nunggu pindah ke server baru..Aku juga gak ngerti kenapa teman-teman tak bisa komen disana 🙂
      Terima kasih kembali Mb Mechta..senang berjumpa dengan dirimu lagi 🙂

  17. saya suka pulang kampung cuma sewaktu kecil tiap lebaran. tapi sekarang bahkan kakek saya meninggal. 😥 btw pemandangan sawahnya enak banget. pasti enak tidur siang disana. :mrgreen:

    • Di sekitar sini kayaknya berlangsung aura alpha..Serba hijau dan serba lapang. Tentu saja tidur siang amat nyaman disini,serasa menghidupkan AC 24 jam. Ada tapinya nih Mas, sepanjang kedamaian dalam dadamu dibawa kemana-mana, tempat seperti ini bisa ditemukan dimana saja 🙂

  18. papa Dhika dan Vista

    wow, pemandangan sawah yang indah. Nanti mbak Evi harus mem-foto lagi sawah itu pada saat padinya berbuah menghijau. Demikian juga pada saat padinya menguning, mbak Evi harus pulang kampung lagi buat ambil gambar sawah itu, terus upload di blog ini. 😆

    Saya paling seneng pemandangan model begini. Adem… menenangkan bathin.

    • Bli, pegennya begitu. Nungguin padi ini sampai menguning. Sayang saja, kalau itu terlaksana, asap dapurku akan terganggu..Dan akhirnya aku tak lagi bisa menikmati keindahannya hehehe..Hidup ini emang penuh dilematis ya Bli..

  19. suasana kampung memang menawan hati, apalagi dengan sawahnya yang luas nan indah 😀

  20. saya tidak punya kampung bun 🙁 jadi tidak pernah menikmati kesejukan alam apalagi disawah2 itu

  21. kampung halamanku sedang kurindu, Uni… 🙂

  22. Hmmm …. Jadi kepingin pulkam ke tempat ba Evi juga, pingin cium aroma lumpur plus batang padinya…romantis yaaa ba…

  23. Keren sekali mbak Evi! Seneng dengan foto landscape nya. Lensa berapa mm mba?

Leave a Reply