Mendaur Ulang, Meringankan Beban Bumi

Menurut National Geographic pada tahun 2011 penduduk bumi akan mencapai 7 milyar jiwa. Planet yang sesak ini terpaksa mengerahkan semua sumber dayanya untuk memenuhi kebutuhan kita. Maka alangkah bijak jika kitapun berperan aktif membantu agar planer biru ini tetap hijau.

Wadah perhiasan dari bambu

Salah satu pemrakasa aktif dalam menggunakan benda-benda terbuang adalah Mitra Art Center dengan brand Putih Organic Jewelry. Aku temukan kemarin saat Organic, Green and Health Expo yang diprakasai Aliansi Organis Indonesia (AOI) serta Komunitas Organik Indonesia (KOI). Mereka mengumpulkan potongan-potongan bambu sisa pembuatan dinding atau furniture untuk dioleh menjadi berbagai bentuk perhiasan. Salah satunya dibuat sebagai packing perhiasan yang seluruhnya kencang sekali nuansa etnisnya.

Kalung/gesper dari biji ganitri, batok kelapa ratu dan kayu aren

Saat kreativitas terlibat semua benda menjadi seni. Dan tentu saja dalam seni harga jadi relatif. Dari sudut pandang dompetku perhiasan mereka tidak murah. Karena semua cantik, kemarin sampai pusing milih dari kalung sampai gelang  mana yang paling cocok untuk dibeli. Kalau nurutin hati sih pengen beli barang sepuluh biji. Untunglah tiba-tiba potongan-potongan kayu aren dengan batok kelapa ratu serta biji-bijian yang lupa namanya(bji ganitri-komen dibawah dari perancangnya–red)  nongol ke permukaan. They saved me from a dilemma 🙂

Bisa dijadikan kalung atau gesper

Kalau nenek melihat saya pakai kalung yang dibuat dari tali daun pisang, limbah kayu aren dan biji yang banyak berserakan di tepi jalan ini pasti disangka orang gila. Kalung ini juga menggali kenangan pada seorang ibu yang dianggap tak waras di kampung kami dulu. Dia paling senang membuat aneka perhiasan dari barang-barang tercampak, mulai dari bulu ayam sampai kantong plastik bekas makanan. Setiap sore dia keliling kampung dengan aneka perhiasan yang bergantungan mulai dari telinga, leher, tangan sampai kaki. Sekarang baru sadar betapa kreatifnya ibu itu dalam cap kegilaannya.

Yah garis kreativitas dengan gila memang beda-beda tipis. Tapi jika itu bisa menyelamatkan bumi, bermanfaat bagi kehidupan, menjadi gila lah kalian semua 🙂

Bookmark the permalink.

2 Comments

  1. Putih Orgnic Jewelry

    hehehe terima kasih review nya yang sangat menarik… btw nama biji yang lupa itu adalah biji ganitri atau rudhaksa kalau di India. Semoga lain kesempatan kita bertemu lagi bu….

    • Awwww..Ditemukan Mas Anthony..Jadi malu. .Ya rancanganmu emang2 pantas dapat pujian kok Mas, senang banget lihatnya..Semoga lain waktu kita ketemu lagi dan terima kasih atas kunjungannya 🙂

Leave a Reply